Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamananNasional

Eskalasi Konflik Lebanon Memanas, DPR Usul Tarik Pasukan Perdamaian Indonesia

Views
×

Eskalasi Konflik Lebanon Memanas, DPR Usul Tarik Pasukan Perdamaian Indonesia

Sebarkan artikel ini
Prajurit Tni Dari Tiga Matra Menggelar Gladi Kotor Jelang Perayaan Hut Ke 80 Tni Di Monas Jakarta Pusat Kamis 292025 Cnbc Indo 1759386135940 169

Koma.id Anggota Komisi I DPR RI Nico Siahaan mendorong pemerintah Indonesia untuk mengangkat pembahasan di level internasional terkait kemungkinan penarikan pasukan TNI dari misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Pernyataan tersebut disampaikan Nico menyusul meningkatnya jumlah korban jiwa prajurit Tentara Nasional Indonesia yang bertugas dalam misi tersebut. Ia menilai situasi di lapangan telah berubah signifikan dari mandat awal misi perdamaian.

Silakan gulirkan ke bawah

“Saat ini posisinya sudah berada di tengah medan pertempuran dengan peralatan yang memang yang tidak disiapkan untuk ikut terlibat di dalam perang, sehingga keamanan dari prajurit Indonesia yang terlibat di UNIFIL ini sudah sangat terancam,” kata Nico kepada awak media, dikutip.

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa penarikan pasukan menjadi opsi yang layak dipertimbangkan, mengingat eskalasi konflik di Lebanon yang kian meningkat dan membahayakan keselamatan prajurit Indonesia.

“Kami mengusulkan untuk ditarik, walaupun memang dalam waktu dekat di bulan Mei tugas mereka akan selesai,” katanya.

Sebelumnya seorang prajurit TNI, Praka Rico Pramudia, dikabarkan gugur pada Jumat (24/4/2026). Rico meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat luka kritis yang dideritanya usai ledakan peluru kendali yang menghantam markas UNIFIL di Adchit Al Qusayr pada 29 Maret lalu.

Melalui pernyataan resmi di media sosial, UNIFIL menyampaikan duka cita atas wafatnya prajurit tersebut. UNIFIL juga menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat konflik untuk mematuhi hukum internasional serta menjamin keselamatan personel dan fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Gugurnya Praka Rico menambah daftar korban jiwa prajurit Indonesia dalam misi perdamaian tersebut. Hingga saat ini, tercatat empat prajurit TNI telah meninggal dunia di Lebanon, yakni Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.