Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKeamanan

72 Siswa di Jakarta Timur Diduga Keracunan Makanan, Pramono Anung Turun Tangan

Views
×

72 Siswa di Jakarta Timur Diduga Keracunan Makanan, Pramono Anung Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Pramono Anung

Koma.id | Jakarta – Kasus dugaan keracunan massal kembali terjadi di Jakarta Timur. Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung menjenguk para korban di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Sabtu (04/04). Ia memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Silakan gulirkan ke bawah

“Seperti kita ketahui bersama, ada dampak dari makanan yang disiapkan oleh SPPG di lokasi Pondok Kelapa II,” ujar Pramono.

Empat sekolah terdampak adalah SMA Negeri 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 07, dan SDN Pondok Kelapa 09. Para siswa dirawat di tiga rumah sakit, yakni RSKD Duren Sawit, RS Islam Jakarta Pondok Kopi, dan RS Harum. Gejala yang dialami relatif seragam: demam, mual, muntah, dan diare.

Dugaan sementara mengarah pada menu spageti yang dibagikan dalam program MBG. Namun, Pramono menegaskan pemerintah tidak akan berspekulasi sebelum hasil laboratorium keluar.

“Memang diduga dari makanan spagetinya, tapi saya tidak mau berandai-andai. Nanti biar laboratorium yang menyampaikan secara terbuka,” katanya.

Meski jumlah korban cukup besar, kondisi para siswa disebut stabil dan menunjukkan tanda pemulihan.

“Alhamdulillah kondisinya sekarang semuanya stabil, recovery. Mudah-mudahan satu dua hari sudah selesai semua,” ucap Pramono.

Ia juga memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung BPJS Kesehatan bagi siswa yang terdaftar. Sementara bagi yang tidak tercover, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan akan menanggung penuh biaya pengobatan.

Pemprov DKI bersama BGN kini melakukan pelacakan untuk menelusuri penyebab kejadian. Operasional dapur SPPG Pondok Kelapa II dihentikan sementara untuk evaluasi. Pemerintah berjanji melakukan perbaikan menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi dalam program MBG.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.