Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Polisi Tangkap DPO Pulan Wonda, Terduga Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian

Views
×

Polisi Tangkap DPO Pulan Wonda, Terduga Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian

Sebarkan artikel ini
1467147 720

Koma.id, Papua – Satgas Operasi Damai Cartenz Kepolisian RI berhasil menangkap seorang buronan lama, Pulan Wonda alias Kamenak, yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak beberapa tahun terakhir. Kamenak diduga terlibat dalam penembakan terhadap rombongan Tito Karnavian saat masih menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua pada 2012.

Kepala Hubungan Masyarakat Satgas Operasi Damai Cartenz, Komisaris Besar Yusuf Sutedjo, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Kamis, 2 April 2026, di wilayah Kota Mulia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan pada Jumat, 3 April 2026, pelaku awalnya terdeteksi berada di sebuah bengkel motor.

Silakan gulirkan ke bawah

Petugas kemudian melakukan penyekatan di sekitar lokasi. Saat melintas menggunakan sepeda motor, Kamenak berupaya melarikan diri dan bahkan menabrak kendaraan petugas. Polisi sempat memberikan dua kali tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Akhirnya, aparat mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki kanan pelaku untuk melumpuhkan.

Penangkapan ini merujuk pada laporan polisi nomor LP/418/XI/2012/PAPUA/RES JAWI tertanggal 27 November 2012, serta penetapan DPO nomor DPO/08/V/2019/DIT RESKRIMUM POLDA PAPUA pada 25 Mei 2019. Kamenak diketahui merupakan anggota aktif kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XII Lanny Jaya.

Selain kasus penembakan terhadap rombongan Tito Karnavian, Kamenak juga diduga terlibat dalam sejumlah aksi penembakan terhadap anggota Polri di wilayah Papua. Dari hasil penangkapan, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Jupiter MX berwarna hitam, tiga telepon genggam, dua charger, STNK dan kunci kendaraan, beberapa pakaian, serta tiga lembar uang palsu.

Peristiwa penembakan terhadap rombongan Tito Karnavian sendiri terjadi pada 28 November 2012 di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya. Sebelumnya, aparat keamanan juga telah menangkap beberapa anggota kelompok yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.