Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKeamananNasional

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran di Jakarta Bersifat Situasional

Views
×

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran di Jakarta Bersifat Situasional

Sebarkan artikel ini
Polisi Apel Malam 1

Koma.id | Jakarta – Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/03). Pengaturan arus kendaraan akan diterapkan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan, terutama di kawasan yang menjadi pusat keramaian warga.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan fokus pengaturan lalu lintas berada di kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia (HI), serta koridor Jalan Sudirman–Thamrin.

Silakan gulirkan ke bawah

“Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada kawasan Monas, Bundaran HI serta koridor Sudirman–Thamrin dan titik-titik pendukung lainnya,” ujarnya.

Sebanyak 903 personel khusus kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) diterjunkan untuk melakukan pengaturan, penjagaan, dan penguraian arus kendaraan. Secara keseluruhan, Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel gabungan, terdiri dari 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel Polres jajaran.

Personel tersebut ditempatkan di sejumlah sektor pengamanan, dengan rincian:

  • Sektor A Monas: 100 personel
  • Sektor B Monas: 274 personel
  • Sektor C Bundaran HI: 533 personel
  • Kamseltibcarlantas: 903 personel

Selain pengamanan dari kepolisian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dalam rangka Car Free Night malam takbiran melalui acara Jakarta Bedug Kolosal. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, dengan pawai obor yang melintasi sejumlah titik pusat kota, mulai dari Pintu Barat Daya Silang Monas, Bundaran Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, hingga Bundaran HI.

Sejumlah ruas jalan ditutup atau dialihkan sementara, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Kupingan BNI 46, Kota Bumi, Teluk Betung, Kebon Kacang, Kebon Sirih, KH Wahid Hasyim, Sunda, dan Imam Bonjol.

Untuk mengantisipasi penutupan jalan, pemerintah menyiapkan rute alternatif, antara lain:

  • Harmoni ke Semanggi: melalui Hayam Wuruk, Juanda, Suryopranoto, Mas Mansyur, Prof. DR. Satrio, dan Jenderal Sudirman.
  • Semanggi ke Harmoni: melalui Sudirman, Karet Pasar Baru Timur, Margono Djojohadikoesoemo, Mas Mansyur, Cideng Barat, hingga Gajah Mada.
  • Gondangdia ke Tanah Abang: melalui Taman Cut Mutia, Menteng Raya, Ridwan Rais, Medan Merdeka Timur, Abdul Muis, dan Mas Mansyur.
  • Tanah Abang ke Stasiun Gambir: melalui Abdul Muis, Budi Kemuliaan, Medan Merdeka Barat, Majapahit, Juanda, hingga Lapangan Banteng.

Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat. Polisi menegaskan rekayasa lalu lintas akan bersifat situasional, menyesuaikan dengan kondisi keramaian di lapangan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.