Koma.id– Aksi mogok dagang besar-besaran dilancarkan oleh pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek mulai hari, Kamis (22/1/2025). Mogok yang direncanakan berlangsung hingga Sabtu (24/1) ini berdampak pada sejumlah pasar dan Rumah Potong Hewan (RPH) di kawasan tersebut.
Ketua Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (DPD APDI) DKI Jakarta, Wahyu Purnama, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes atas kondisi pasar dinilai tidak menguntungkan.
Dua masalah utamanya adalah masih tingginya harga sapi timbang hidup di tempat penggemukan (feedlot) serta kenaikan harga karkas dari RPH. Di sisi lain, daya beli masyarakat justru mengalami penurunan.
Wahyu menyebut, pihaknya telah mengadakan rapat dengan Kementerian Pertanian dan instansi terkait untuk meminta jaminan stabilitas harga sapi timbang hidup selama dua pekan. Namun, janji tersebut dinilai tidak terealisasi.
Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JPPDI), Asnawi, menambahkan mogok ini merupakan bentuk protes karena pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, dinilai tidak memberikan solusi nyata dalam dua pekan terakhir.







