Koma.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menekankan, pemilihan kepala daerah (pilkada) lewat DPRD akan lebih mudah diawasi ketimbang pilkada langsung dipilih rakyat.
Pasalnya, jumlah anggota DPRD terbatas, tidak seperti pemilih rakyat jumlahnya yang mencapai jutaan orang. Yusril menilai, pilkada secara langsung justru menimbulkan lebih banyak mudarat dibandingkan manfaatnya.
Eks Kompolnas Apresiasi Visi Polisi Bersama Masyarakat, Pengingat Penting bagi Personel Polri
Salah satu persoalan utama adalah tingginya biaya politik dalam pilkada langsung.
Peristiwa 14 Oktober: Kelahiran Jenderal Hoegeng, KS Tubun, hingga Pelantikan Hosni Mubarak
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan PDIP tetap menolak pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Hugo mengatakan tidak masalah PDIP hanya satu-satunya partai yang menolak wacana tersebut.
Andreas mengatakan masyarakat juga tak akan tinggal diam dengan wacana tersebut. Ia menyebut akan melihat dinamika ke depannya.














