Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
HeadlineNasional

Kapolri: Polri Masuk Tiga Besar Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik

Views
×

Kapolri: Polri Masuk Tiga Besar Lembaga Negara Paling Dipercaya Publik

Sebarkan artikel ini
Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Koma.id / Andry Novelino)

Koma.id Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri masuk tiga besar lembaga negara paling dipercaya publik berdasarkan Survei Litbang Kompas yang dirilis pada November 2025. Meski demikian, Kapolri mengingatkan seluruh jajaran agar tidak berpuas diri atas capaian tersebut.

Hal itu disampaikan Jenderal Sigit dalam rilis akhir tahun 2025 Polri. Ia menegaskan bahwa peningkatan kepercayaan publik harus menjadi pemacu bagi institusi kepolisian untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Silakan gulirkan ke bawah

“Capaian ini merupakan bentuk legitimasi Polri di mata masyarakat. Namun, ini bukan alasan untuk berpuas diri. Justru menjadi tanggung jawab bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Kapolri Listyo Sigit.

Berdasarkan hasil Survei Litbang Kompas, Polri menempati peringkat pertama sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya dengan tingkat kepercayaan mencapai 78,2 persen. Secara umum, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tercatat di atas 70 persen, menjadikannya salah satu institusi negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi.

Kapolri menilai hasil survei tersebut mencerminkan persepsi publik bahwa Polri dinilai semakin profesional dalam menjalankan tugas penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Kepercayaan publik tersebut juga sejalan dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal. Dalam survei yang sama, sebanyak 85 persen responden menyatakan merasa aman, sementara 13,1 persen menyatakan cukup aman, dan hanya sebagian kecil responden yang merasa tidak aman.

Menurut Kapolri, persepsi positif terhadap rasa aman menjadi indikator penting keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang 2025. Ia kembali menekankan pentingnya konsistensi reformasi internal, penguatan profesionalisme, serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.