Koma.id– Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, mengalami kendala. Salah seorang target buruan kabur saat hendak ditangkap dan hingga kini belum terlacak.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi hal itu dan mengimbau orang tersebut untuk segera menyerahkan diri agar proses penyidikan dapat berjalan efektif.
Rupiah Melemah ke Rp17.988 per Dolar AS
“Dalam kegiatan di lapangan ada pihak-pihak yang tidak kooperatif dan diduga melarikan diri,” kata Budi dikutip.
Tambahan informasi, dalam OTT ini KPK menangkap enam orang. Dua di antaranya adalah pejabat Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, yakni Kepala Kejaksaan Albertinus P Napitupulu dan Kepala Seksi Intelijen Asis Budianto. Barang bukti uang tunai ratusan juta rupiah turut disita. Keenam orang tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK.







