Koma.id– Organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat membuka peluang untuk berubah menjadi partai politik. Sikap tersebut diungkapkan seusai meluncurkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan mengumumkan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai anggota resmi.
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid menyatakan keputusan final mengenai transformasi ormas menjadi parpol akan ditentukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10 Januari 2026 mendatang di Jakarta.
“Akan diumumkan lewat Rakernas,” kata Sahrin seusai acara peluncuran KTA ormasnya di Jalan Brawijaya X, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sementara itu, Anies yang hadir dalam acara tersebut enggan berkomentar panjang mengenai peluang perubahan wadah itu. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus ormas.
“Tanya ke ketua umum saja,” tutur Anies.
Bukan Hanya Kemenkes, Imparsial Desak Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil
Ormas Gerakan Rakyat sendiri secara resmi dideklarasikan pada 27 Februari 2025. Wakil Ketua Umum Bidang Polhukam merangkap Juru Bicara, Yusuf Lakaseng, sebelumnya menyatakan bahwa ormas ini berangkat dari ide dan gagasan Anies Baswedan, terutama di bidang pendidikan. Namun, ia menekankan gerakan ini ditujukan untuk menjadi representasi orang banyak, bukan personifikasi dari Anies sebagai individu.







