Koma.id– Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) melaporkan lonjakan signifikan kasus keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepanjang periode 13 hingga 19 Oktober 2025. Dalam sepekan, tercatat 1.602 anak menjadi korban keracunan akibat konsumsi makanan dari program tersebut.
Koordinator Nasional JPPI Ubaid Matraji mengungkapkan, lima provinsi menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak. Jawa Barat menduduki posisi pertama dengan 549 korban, disusul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebanyak 491 korban, serta Jawa Tengah dengan 270 korban. Sementara di luar Pulau Jawa, Sumatera Utara mencatat 99 korban dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 84 korban.
Ubaid menilai situasi ini sangat mengkhawatirkan dan menyoroti lemahnya pengawasan mutu makanan dalam pelaksanaan program MBG di lapangan. Ia juga mengkritik pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyebut tingkat keberhasilan program MBG mencapai 99,9 persen, dengan mengacu pada perbandingan jumlah korban dan total penerima manfaat.







