Koma.id– Sebanyak lima pekerja tambang menjadi korban pembunuhan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Elkius Kobak di Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Aksi kekerasan yang terjadi dalam dua tahap ini kembali menyisakan duka dan hambatan evakuasi akibat gangguan keamanan dan cuaca ekstrem
Berdasarkan keterangan saksi, dua korban pertama ditemukan meninggal dengan luka kekerasan di Jalan Poros Kampung Bingki pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 WIT. Keesokan harinya, Senin pagi, KKB kembali menyerang Camp Kali Kulum dengan panah dan senjata api, yang mengakibatkan tiga korban jiwa tambahan
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa upaya evakuasi oleh 70 personelnya pada Senin (22/9) terpaksa dihentikan akibat kontak tembak dengan KKB dalam perjalanan menuju lokasi.
Selain ancaman keamanan, cuaca buruk berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo juga menyebabkan rencana evakuasi selanjutnya ditunda. Kondisi ini membuat sungai-sungai meluap dengan arus deras, sehingga menyulitkan tim untuk menyeberangi medan yang sudah terjal







