Koma.id– Ketua Dewan Penasihat DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs), Sufmi Dasco Ahmad, mengeluarkan pernyataan yang kemudian dianggap banyak pihak menyindir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terkait perubahan lambang partai tersebut.
Dalam acara internal Gekrafs, Dasco berkelakar, “Saya sampai ngecek, jangan-jangan logo Gekrafs juga berubah jadi kancil.” Ucapan ini langsung memantik spekulasi bahwa sindiran tersebut ditujukan kepada PSI, yang baru-baru ini mengubah logonya.
Pengamat geopolitik dan intelijen, Amir Hamzah, menilai pernyataan Dasco bukan sekadar candaan, melainkan memiliki muatan politik. Menurutnya, sindiran itu merupakan pesan keras dari lingkaran dalam Prabowo Subianto untuk menyeimbangkan dominasi komunikasi politik Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, yang kerap dikaitkan dengan “Geng Solo”.
Di sisi lain, Koordinator Komrad Pancasila, Antony Komrad, menegaskan bahwa pernyataan Dasco tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menyebut itu hanya gurauan untuk mencairkan suasana politik yang memanas.







