KOMA.ID, JAKARTA – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai bahwa integritas sebagai pejabat negara sangat penting, termasuk dalam soal standar moralitas dalam menjalankan amanat Presiden. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar Budi Arie Setiadi mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koperasi di Kabinet Merah Putih.
Hal ini disampaikan Mahfud untuk merespons adanya isu skandal dugaan keterlibatan Budi Arie dalam bisnis judi online yang kini telah menyeret dua orang mantan anak buahnya, yakni Adhi Kiswanto dan juga Zulkarnaen Apriliantony.
“Kalau saya sih ya, kalau yang begitu nggak kuat menghadapi masyarakat, kan, mundur aja, kalau saya,” kata Mahfud MD dalam podcast Terus Terang di Youtube Mahfud MD Official seperti dikutip, Rabu (4/6/2025).
Jika Budi Arie Setiadi tidak kunjung mundur, artinya Ketua Umum ProJo tersebut sedang memasang muka sangat tebal. Sebab skandal dugaan terlibatan Budi Arie dalam kasus ini sudah menjadi perbincangan hangat masyarakat secara luas.
“Tapi orang kan beda-beda juga, ada yang takut mundur, ada yang memang mukanya tebal, ada yang macam-macam gitu,” ujarnya.
Dalam kasus ini, Mahfud MD menegaskan jika dirinya menduga kuat bahwa Budi Arie Setiadi terlibat. Bahkan keyakinan itu ia sampaikan secara tegas berdasarkan rangkaian peristiwa dan materi-materi hukum yang sudah ada.
“Saya ingin mengatakan korupsi, pencucian uang. Kalau uangnya begitu banyak dibagi sekian, gitu kan patut sangat diduga dengan keras, kalau ini lewatkan ya ndak masuk akal. Hukum apa ini, kok yang begiti dilewatkan tanpa kejelasan gitu,” tutur Mahfud MD.
Oleh sebab itu, Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini pun mengaku masih menaruh keyakinan besar, bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah tahu soal ini, serta akan segera melakukan langkah-langkah konkret dalam hal menjadi integritasnya sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan.
“Seharusnya mestinya ini Presiden ya bersikap lebih tegas, lalu yang bersangkutan juga tahu diri ini, itu,” pungkas Mahfud.













