Koma.id– Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, mengungkapkan bahwa kelompok berbaju hitam yang terlibat dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah diduga telah merencanakan aksi kerusuhan sejak awal.
Hal ini terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap enam tersangka yang diamankan dalam insiden tersebut mereka telah mengadakan rapat konsolidasi di salah satu kampus di Semarang pada 30 April 2025, sehari sebelum aksi berlangsung.
Ribuan Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor
Sementara itu, Ketua DPW Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah, Nanang Setyono, menegaskan bahwa kekerasan yang terjadi pada penghujung aksi bukan berasal dari elemen buruh. Tindakan anarkis tersebut dilakukan oleh kelompok luar yang bukan bagian dari serikat buruh, dan diduga merupakan kelompok Anarko.







