Koma.id– Harga emas diprediksi akan mengalami tekanan pada pekan ini, seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan mulai meredanya ketegangan dagang antara AS dan China. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mendorong harga emas menuju titik terendah dalam tiga minggu terakhir.
Analis komoditas keuangan, Ibrahim Assuaib, mengungkapkan bahwa harga emas masih berpotensi melanjutkan tren penurunan hingga mencapai level US$ 3.100 per troy ounce.
Meski begitu, harga emas di pasar domestik masih cenderung stabil. Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian, harga emas Antam hari ini tercatat sebesar Rp1.979.000 per gram. Adapun emas UBS dijual dengan harga Rp1.930.000 per gram, sementara emas Galeri 24 dibanderol Rp1.898.000 per gram.
Banyak Gerai Modern Tutup di Lombok Tengah, PDIP Peringatkan KDMP Jangan Jadi Masalah Baru
Fluktuasi harga emas akan sangat bergantung pada minat pasar dan kebijakan ekonomi global. Sentimen-sentimen seperti penguatan mata uang dolar, suku bunga acuan, hingga tensi geopolitik akan tetap menjadi faktor dominan dalam pergerakan harga emas dalam waktu dekat.







