Koma.id– Presiden terpilih Prabowo Subianto ternyata tidak lebih dulu memberi kabar kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo sebelum melangkah ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang menegaskan bahwa pertemuan tersebut murni dalam konteks silaturahmi antar tokoh bangsa.
“Saya rasa enggak (Prabowo bicara dengan Jokowi sebelum ketemu Megawati). Ini pertemuan silaturahmi boleh dengan siapa saja,” kata Dasco di gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/4/2025).
Ia juga menyinggung kapasitas Megawati sebagai mantan kepala negara yang pernah mengarungi masa-masa sulit saat memimpin Indonesia. Pengalaman tersebut, kata Dasco, menjadi aset berharga untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam menyusun strategi masa depan bangsa.
Rekayasa Lalu Lintas Digiland Run 2026, Dishub DKI Jakarta Alihkan Arus di Sejumlah Ruas Jalan
“Sebenarnya lebih bagaimana menghadapi situasi global yang pada saat ini banyak menimpa negara-negara lain dan kedua tokoh saling bertukar pikiran dan juga bertukar pengalaman,” lanjut Dasco.
Di sisi lain, Jokowi ayah dari Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, tampak legowo menyikapi langkah Prabowo tersebut. Ia justru menyambut positif pertemuan dua tokoh nasional tersebut.
“Pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega sangat baik, untuk kebaikan negara,” kata Jokowi dalam keterangannya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/4/2025).







