Koma.id – Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam menangani kasus sabung ayam ilegal di Way Kanan, Lampung. Namun dirinya meminta agar proses hukum hingga persidangan nantinya berjalan transparan.
“Langkah ini patut diapresiasi. Namun, yang paling penting adalah memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil,” ujar Bimantoro, Rabu (27/3).
Kedua tersangka yakni Kopda Basarsyah dan Peltu Yohanes Lubis. Penetapan keduanya sebagai tersangka merupakan hasil investigasi antara Polda Lampung dan Kodam Sriwijaya. Keduanya menembak tiga orang polisi yang menggerebek sabung ayam.
Bimantoro menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap oknum aparat yang terlibat dalam praktik perjudian ilegal. Ia mendukung penuh langkah tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar hukum demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Lebih lanjut, ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan penegakan hukum, khususnya terkait praktik perjudian ilegal yang kerap terjadi di berbagai daerah.
PBNU Masa Khidmah 2021–2026 Resmi Demisioner
“Kasus ini harus menjadi momentum perbaikan sistem. Jangan sampai kejadian serupa terulang kembali di masa depan,”tambahnya.
Bimantoro juga menyampaikan dukungan moral kepada korban dan keluarga, serta mendesak aparat untuk lebih serius dalam memberantas perjudian ilegal. Ia menilai aktivitas perjudian ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga memicu dampak sosial yang meresahkan masyarakat.








