Koma.id – Banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat usai hujan dengan intensitas tinggi melanda pada Minggu (3/3) sore hingga malam.
Akibatnya sejumlah pemukiman warga dan mengalami kerusakan baik jalan amblas hingga jembatasn yang putus.
Termasuk wilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor yang terdapat sejumlah pemukiman warga dan infrastruktur rusak akibat diterjang banjir bandang dan tanah longsor.
Camat Cisarua, Heri Risnandar mengatakan sejumlah kawasan Puncak Bogor tergenang banjir bandang dan akses jalan yang terputus.
“Kebetulan ada beberapa titik nih di Gondogan ada jembatan putus, dan di muara perbatasan Megamendung – Cipayung,” kata Heri kepada, Minggu (3/3) malam.
Heri mengaku hingga saat ini pihaknya belum dapat merilisi data wilayah yang terendam banjir hingga mengalami tanah longsor.
Menurutnya saat ini pihaknya bersama BPBD tengah melakukan evakuasi warga yang wilayahnya terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang.
Korban hanyut
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengungkapkan bahwa seorang warga bernama Asep Mulyana (50) dari Citeko, Cisarua, dilaporkan hilang berdasarkan keterangan keluarga.
“Tim sedang melakukan pencarian,” ujarnya pada Minggu malam.
Bupati Rudy Susmanto Tinjau Lokasi Banjir
Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung mendatangi lokasi banjir di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada pukul 2.00 WIB dini hari.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar Tri Wahono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wawan Hikal Kurdi, anggota DPRD Andi Permana, serta Camat Cisarua Heri Risnandar.
Bupati Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pada hari itu, Kabupaten Bogor diguyur hujan lebat yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
“Hari ini Bogor diguyur hujan lebat, bukan hanya di Cisarua, tapi juga di Cibinong, Citeureup, dan beberapa wilayah lainnya. Kami berada di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan, yang terdampak cukup parah oleh banjir bandang,” ujarnya.
Rudy melaporkan, sebanyak 204 orang mengungsi akibat banjir di Desa Tugu Selatan, dengan total 140 kepala keluarga atau 486 jiwa yang terdampak.
“Ada satu warga yang belum ditemukan, tapi kami berharap beliau dalam kondisi selamat,” harapnya.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran BPBD, Polres Bogor, TNI, serta rekan-rekan dari DPRD Kabupaten Bogor yang telah bahu-membahu dalam menangani bencana ini.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Polres Bogor yang sudah berupaya mengembalikan jalur Puncak kembali normal,” ungkapnya.
Rudy menambahkan, jalur Puncak kini telah dapat dilalui, dan pihaknya memastikan para pengungsi mendapatkan pelayanan terbaik.
“Kami berharap besok para pengungsi sudah mendapatkan tempat yang lebih layak, terutama untuk sahur dan melaksanakan ibadah puasa,” tandasnya













