Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Daerah

Bupati Bogor: Hoaks Ledakan Tambang Antam di Bogor dan Tidak Ada Korban

Views
×

Bupati Bogor: Hoaks Ledakan Tambang Antam di Bogor dan Tidak Ada Korban

Sebarkan artikel ini
Bupati Bogor: Hoaks Ledakan Tambang Antam di Bogor dan Tidak Ada Korban
Bupati Bogor Rudy Susmanto. (Foto/Istimewa)

Koma.id Informasi beredar mengenai dugaan ledakan di tambang emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dipastikan tidak benar.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan peristiwa yang terjadi hanyalah keluarnya asap tebal dari dalam lubang tambang, tanpa menimbulkan korban jiwa.

Silakan gulirkan ke bawah

Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan tidak ada karyawan Antam yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Kepastian itu disampaikan Rudy usai menggelar pertemuan bersama manajemen PT Antam dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (14/1/2026).

“Peristiwa yang terjadi bukan ledakan. Yang ada adalah keluarnya asap tebal dari dalam lubang tambang pada kedalaman sekitar level 700. Tidak ada karyawan Antam yang menjadi korban,” kata Rudy.

Isu Ratusan Orang Terjebak Dibantah

Rudy juga membantah informasi yang menyebutkan adanya ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, kabar tersebut tidak sesuai dengan hasil pengecekan di lapangan dan klarifikasi resmi dari pihak perusahaan.

“Informasi yang menyebut ada ratusan orang terjebak itu tidak benar. Kami sudah memastikan langsung bersama pihak Antam dan aparat terkait,” ujarnya.

Pertemuan klarifikasi tersebut turut dihadiri Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Anton Prasetyo, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardhilestanto, serta unsur Forkopimcam Nanggung.

Klarifikasi Resmi PT Antam

Sementara itu, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) secara tegas membantah kabar ledakan dan klaim korban dalam peristiwa tersebut. Corporate Secretary Division Head ANTAM, Wisnu Danandi Haryanto, menyebut informasi yang beredar di media sosial dan sejumlah pemberitaan merupakan hoaks.

“Informasi terkait adanya ledakan di area tambang emas Antam di Bogor, serta klaim ratusan orang terjebak di dalam tambang, adalah tidak benar,” ujar Wisnu dalam keterangan resmi, Rabu.

Wisnu menegaskan bahwa aktivitas operasional Antam tetap berjalan sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar keamanan pertambangan yang berlaku. Pihak perusahaan juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi tambang tetap aman.

Pemerintah Lakukan Pengawasan

Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan akan terus melakukan koordinasi dengan Antam dan aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif serta mencegah penyebaran informasi keliru yang dapat meresahkan masyarakat.

Rudy mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu merujuk pada keterangan resmi dari pemerintah maupun perusahaan terkait.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.