Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaRagam

Unkris Raih Penghargaan SPMI Tipologi 2 dari Kemdiktisaintek

Views
×

Unkris Raih Penghargaan SPMI Tipologi 2 dari Kemdiktisaintek

Sebarkan artikel ini
Unkris Raih Penghargaan SPMI Tipologi 2 dari Kemdiktisaintek

Koma.id, Bekasi – Universitas Krisnadwipayana (Unkris) menerima penghargaan atas implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tipologi 2 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Unkris dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan.

SPMI Tipologi 2 adalah sistem penjaminan mutu internal yang diterapkan oleh perguruan tinggi swasta yang sebelumnya telah mengikuti SPMI Tipologi 1. Sistem ini melibatkan standar-standar pendidikan tinggi yang harus dipenuhi dan melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

Silakan gulirkan ke bawah

Ketua Pengurus Yayasan Unkris, Amir Karyatin, menyatakan bahwa penghargaan yang ditandatangani pada 31 Desember 2024, oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Prof. Toni Toharudin, S.Si., M.Sc, memiliki nilai strategis bagi Unkris.

Penghargaan tersebut menegaskan pengakuan negara terhadap upaya Unkris dalam membangun budaya mutu, baik secara kelembagaan maupun melalui sumber daya manusia (SDM).

BACA JUGA : Mahasiswa Unkris Diajak Berpikir Kritis Soal ‘Keraguan’

“Tentunya ini akan memberikan motivasi bagi kami seluruh sivitas akademika Unkris bahwa pemerintah melalui LLDikti mengakui komitmen Unkris dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan,” Ujar Amir didampingi Sekretaris Pengurus Yayasan Dyah Riestyantie.

Amir menambahkan, pencapaian ini adalah hasil dari integrasi SPMI dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang melibatkan seluruh sivitas akademika, gugus mutu, auditor, serta komitmen para pimpinan universitas. Penilaian pihak eksternal terhadap SPMI di Unkris menunjukkan bahwa sistem penjaminan mutu ini telah diterapkann secara komprehensif.

BACA JUGA : Antara Harapan dan Risiko: Perlukah Mahkamah Medik untuk Lindungi Dokter Indonesia?

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, penghargaan dari pemerintah juga berpotensi meningkatkan reputasi program studi dan universitas, serta membuka peluang kolaborasi di tingkat nasional maupun internasional.

Unkris saat ini telah berkolaborasi dengan perguruan tinggi di wilayah Jabodetabek dan provinsi lain, serta menjalin kerja sama dengan universitas asing dari lima negara, yaitu Malaysia, Meksiko, Jepang, Timor Leste, dan Rusia. Amir berharap penghargaan ini akan berdampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan pelayanan akademik di Unkris.

Ke depan, Unkris berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas melalui berbagai pelatihan dan peningkatan berkelanjutan di seluruh aspek pendidikan dan operasional universitas.

 

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.