Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahEkonomi

Dampak Curah Hujan Tinggi: Harga Bahan Pokok di Jombang Naik Menjelang Ramadan

Views
×

Dampak Curah Hujan Tinggi: Harga Bahan Pokok di Jombang Naik Menjelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Dampak Curah Hujan Tinggi: Harga Bahan Pokok di Jombang Naik Menjelang Ramadan

Koma.id, Jombang – Jelang Ramadan 2025, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai merangkak naik. Selain karena akan datangnya bulan suci Ramadan, kenaikan harga ini diduga akibat tingginya curah hujan yang membuat hasil panen petani menurun.

Kenaikan harga sejumlah bahan pokok terjadi merata di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Seperti di Pasar Citra Niaga Kota Jombang, harga daging ayam yang sebelumnya 30 hingga 32 ribu rupiah kini naik menjadi 35 ribu rupiah per kilogram.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut para pedagang, kenaikan harga seperti ini rutin terjadi menjelang bulan suci Ramadan. Meski demikian, mereka mengaku tetap senang karena permintaan dari konsumen tetap tinggi.

Sarofah, salah satu pedagang daging ayam, mengaku dalam sehari biasanya dapat menjual rata-rata satu kwintal daging ayam. Namun mendekati bulan Ramadan, penjualannya rutin meningkat menjadi 2 hingga 3 kwintal daging ayam per hari.

“Ini sudah naik sejak semalam, tapi tetap saja banyak yang beli karena bulan Ramadan. Saya bisa menjual sampai 1 kwintal selama Ramadan,” ujar Sarofah, Jumat (21/02/25).

Tak hanya daging ayam, kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadan juga terjadi pada beras. Harga beras kualitas medium yang sebelumnya 12.400 rupiah naik menjadi 13.000 rupiah per kilogram.

Demikian juga dengan beras kualitas premium yang naik dari 13.500 rupiah menjadi 14.000 rupiah per kilogram.

Selain karena menjelang Ramadan, para pedagang menduga kenaikan harga ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang membuat hasil panen petani menurun. Akibatnya, pasokan beras ke pasar berkurang.

“Pengaruhnya banyak karena panenannya agak berkurang dan transportasinya mahal, apalagi mau masuk bulan Ramadan,” kata Sugandi.

Kendati harga bahan pokok melonjak, semangat pedagang dan antusiasme pembeli tetap tinggi. Ramadan, dengan segala tantangannya, selalu membawa harapan dan semangat baru bagi setiap orang yang menyambutnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.