Koma.id– Menjelang Pilkada DKI Jakarta 2024, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Pramono-Rano, menegaskan komitmen untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah berjalan dengan baik, sekaligus membawa perubahan yang lebih segar bagi masa depan Jakarta.
Pramono menyatakan bahwa pembangunan Jakarta kini memiliki arah yang jelas, dengan landasan pada Undang-Undang nomor 2 tahun 2024. Di bawah regulasi ini, Jakarta tak lagi berstatus sebagai ibu kota negara, melainkan akan bertransformasi menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global yang memiliki daya saing di dunia internasional.
Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Diperiksa 7 Jam Terkait Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel
Selain itu, Pramono menegaskan komitmennya untuk menghindari penggunaan politik identitas dan agama dalam kampanyenya.
“Yang penting kami berjanji tidak akan membawa politik agama identitas dan riang gembira,” kata Pramono, saat pengundian nomor urut Cagub-Cawagub DKI 2024.
Bagi Pramono, Pilkada Jakarta harus diisi dengan suasana kompetisi yang positif dan penuh kegembiraan, di mana para kandidat berlomba-lomba menawarkan gagasan terbaik untuk membangun kota ini. Ia berharap pemilihan nanti bisa menjadi ajang adu ide dan inovasi demi Jakarta yang lebih baik.








