Koma.id– Setelah ramai isu kedatangan relawan dan rumor Istana mirip kelelawar, kini Ibu Kota Negara (IKN) kembali digoyang oleh kontroversi baru. Yakni, harga sewa mobil untuk tamu negara dan VVIP pada perayaan HUT ke-79 RI. Harga sewa yang mencapai puluhan juta rupiah per hari ini menjadi topik hangat di kalangan publik.
Kabar ini mencuat setelah informasi mengenai harga sewa mobil yang fantastis beredar luas. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah Indonesia (Asperda) Kalimantan Timur, Damun Kiswanto, mengkonfirmasi bahwa harga sewa tersebut memang benar adanya. Publik pun terkejut dengan angka yang mencapai puluhan juta rupiah per hari.
Kemensetneg sejauh ini telah membayar uang muka (DP) sebesar 50 persen dari nilai kontrak yang telah disepakati. Namun, pihak Sekretariat Negara membantah kabar mengenai penyewaan hingga 1.000 unit mobil VVIP untuk perayaan HUT RI di IKN. Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, juga menepis isu anggaran penyewaan dengan biaya sebesar Rp25 juta per unit.
Isu ini menuai reaksi beragam dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan kebijakan ini, mengingat angka sewa yang begitu tinggi. Spekulasi pun bermunculan, mulai dari dugaan mark-up harga hingga pertanyaan tentang transparansi anggaran.












