Koma.id– Setahun lebih berlalu sejak pilot Susi Air, Philips Mark Mehrtens, disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Egianus Kogoya. Baru-baru ini, Egianus mengumumkan kesiapannya untuk membebaskan pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut.
Pernyataan ini disampaikan melalui sebuah video singkat berdurasi 1 menit 28 detik. Namun, apa yang mendorong Egianus tiba-tiba ingin membebaskan Philips Mark Mehrtens?
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, mengonfirmasi kabar ini. Menurut Sebby, keputusan pembebasan diambil atas dasar kemanusiaan.
“Egianus bersedia membebaskan pilot dengan alasan kemanusiaan dan mengajak tim diplomat dan pejuang untuk meninggalkan perbedaan pendapat dan semua bersatu, ” ujar Sebby Sabtu (3/8/2024).
Egianus dikabarkan akan membebaskan Pilot Susi Air dalam waktu dekat ini. Namun, sebagai syarat, ia meminta disiapkan proposal untuk proses pembebasan tersebut.
“Saya baru saja berkomunikasi dan video call dengan Egianus dan kami berbicara tentang pembebasan pilot dan saya juga memberi masukan.”
“Mereka (Egianus) mengerti dan menyetujui untuk membebaskan pilot satu atau dua bulan ini, ” ujar Sebby dalam voice note-nya.
Egianus sendiri mengonfirmasi hal ini melalui video singkat. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa tokoh gereja dan pemerintah tidak boleh mengancam kelompoknya jika ingin pembebasan pilot berjalan lancar.
“Kalau mau bicara pilot langsung bicara dengan saya dan ingat tokoh gereja dan pemerintah jangan sekali sekali mengancam,” singkat Egianus.







