Koma.id– Gerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) masih eksis dan berkamuflase dalam menggaungkan ideologi khilafah, ungkap mantan anggota HTI, Ayik Heriansyah. Menurutnya, HTI sulit ditumbangkan karena sifatnya yang merupakan gerakan ideologis.
Ayik menegaskan bahwa selama masih ada yang meyakini ideologi HTI, gerakan ini tetap akan bertahan. Terkait “Metamorfoshow” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Ayik menyatakan bahwa acara tersebut merupakan upaya HTI untuk memperingati keruntuhan Khilafah Turki Utsmani.
Meskipun sebelumnya HTI kerap menggelar kegiatan besar untuk memperkenalkan ideologi khilafah, setelah dilarang, HTI tetap beroperasi dengan menyelenggarakan acara terbatas dan tertutup dengan berbagai bentuk penyamaran.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap penyelenggara acara tersebut pada Jumat (23/2) lalu.
Meskipun penyelenggara mengajukan izin acara untuk peringatan Isra Miraj dan mengaku tidak menggunakan atribut atau simbol organisasi HTI, polisi masih menyelidiki kemungkinan adanya upaya doktrinisasi peserta dalam acara tersebut.
“Sampai sejauh ini masih dalam penyelidikan,” ucap dia.







