Koma.id, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali membuat ulah. Menjelang HUT RI ke-78 KKB melakukan perusakan dan pembakaran tower di distrik Gome, Kabupaten Puncak Ilaga, Papua Tengah pada Rabu (16/8/23)
Akibat perlakuan KKB tersebut Masyarakat distrik Gome merasa panik hingga mencari perlindungan di kediaman Bupati. Situasi menjadi semakin menegangkan saat terjadi beberapa tembakan gangguan terdengar dari pihak Kelompok KKB di sekitar Kampung Eromaga.
Hal tersebut menyebabkan terjadinya baku tembak antara aparat TNI-Polri dengan KKB. Kejadian itu menyebabkan satu prajurit TNI terluka setelah terjadi kontak tembak.
Raih 248 Suara Ni’matul Hanik Terpilih Ketua Muslimat Jepara 2026-2031; Fokus Pembenahan Organisasi.
“Sekitar pukul 16.37 WIT, asap tebal mulai menyelimuti area karena adanya bangunan yang terbakar. Api kemudian merambat dan merusak tower Telkomsel itu sendiri. Selama insiden ini, satu tembakan diduga dari KKB juga terdengar,” ujar Kabid Humas Polda PapuaKombes Ignatius Benny Ady Prabowo (dikutip dari Tribunnews)
Namun menurut Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, Aparat telah berhasil menghentikan aksi KKB tidak lama setelah kejadian tersebut.
“Tidak berselang lama aparat gabungan TNI-Polri berhasil menguasai Distrik gome dan memukul mundur Kelompok KKB,” kata Nyoman
Nyoman menjelaskan warga meminta jaminan keamanan kepada TNI-Polri, setelah memastikan situasi aman aparat gabungan mempersiapkan warga untuk kembali ke rumah masing-masing di distrik Gome.







