Koma.id – Beredar sebuah unggahan video di platform YouTube yang menyebut bahwa pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dikerahkan untuk menangkap orang-orang yang akan menjegal Anies Baswedan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Narasi yang disebutkan adalah sebagai berikut :
“LUAR BIASA! TNI DAN POLRI SIAP KERAHKAN PASUKAN TANGKAP SIAPA SAJA YG BERANI JEGAL ANIES JD CAPRES!”
https://archive.cob.web.id/archive/1687371032.83757/singlefile.html
Bukan Hanya Kemenkes, Imparsial Desak Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Peserta Latsarmil
Dilansir dari turnbackhoax.id, klaim yang menyebut bahwa pasukan TNI dan Polri dikerahkan untuk menangkap orang-orang yang akan menjegal Anies Baswedan pada Pilpres 2024 adalah keliru.
Video berdurasi 8 menit 13 detik tersebut hanya menjelaskan mengenai komentar mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Denny Indrayana terkait perubahan pengajuan sistem Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia. Narator dalam video juga membacakan artikel tempo.co dengan judul “Begini Komentar Denny Indrayana Sebelum dan Sesudah Putusan MK, Apa Tanggapan Mahkamah Konstitusi?”
Sumber : Kominfo







