Koma.id – Jenazah para korban pesawat Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air yang jatuh di hutan Yalimo pada 24 Juni 2023 lalu di Kabupaten Yalimo, Papua ditemukan dan enam korban dinyatakan meninggal dunia, semua korban di bawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Papua.
Jenazah dibawa menggunakan enam ambulance dari Bandara Sentani ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua untuk identifikasi.
Keluarga dan sanak saudara baik dari keluarga pilot, co pilot maupun keluarga dari keempat penumpang turut hadir dirumah sakit.
Terlihat pula rekan sejawat dari maskapai Semuwa Aviasi Mandiri (SAM) Air dan jajaran pimpinan perusahaan.
Kabid Dokkes Polda Papua Kombespol Dr Nariyana menyebutkan pihaknya telah membentuk tim identifikasi jenazah

“Kami akan melakukan penglebelan jenazah dan akan melakukan proses identifikasi, saya sudah buat tim Postmortem untuk mengidentifikasi ke enam jenazah.” Ujar Kombespol dr.Nariyana, Kabiddokkes Polda Papua. Selasa (27/06/2023)
Diberitakan sebelumnya, Pesawat PK SMW yang dipiloti Kapten Hari Permadi dan kopilot Levi Murib. Ada empat penumpang yang dibawa dalam pesawaat naas yang dalam penerbangan dari Elelim menuju Poik. Empat penumpang itu adalah Bartolonius, Ebeth, Dormina, dan Kilimputni.







