Koma.id– Program rumah DP Rp 0 persen yang dicanangan mantan Gubernur DKI Anies Baswedan ternyata justru menyusahkan warga Ibu Kota. Warga yang tadinya minat satu persatu mulai mengurungkan niatnya.
“Karena memang ini kan rumah DP 0 ini kontroversial betul ya dan memang, begini, orang itu, warga itu, saya sempat beberapa kali tanya kepada orang yang tadinya minat yang akhirnya mundur, itu karena memang banyak persyaratan,” kata Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah, Kamis (2/2/2023).
Rumah DP Rp 0 sudah seperti apartemen swasta. Ditambah lagi, persyaratan memiliki rumahnya cukup ketat. Bahkan banyak warga, banyak menarik diri karena harus berurusan dengan bank.
Ida lantas mengusulkan agar rumah DP Rp 0 itu diubah menjadi rumah susun sewa (rusunawa). Karena DKI saat ini sedang kekurangan rusunawa.
“Kalau saya bilang dengan adanya tarik ulur, kontroversial dan lain sebagainya, sudah rumah DP 0 rupiah ini dijadikan aja sekalian rusunawa. Kan kita juga kekurangan rusunawa,” pungkasnya.












