Koma.id | Jakarta – Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah memicu gelombang reaksi publik. Media sosial, khususnya Instagram, dipenuhi komentar kecewa hingga aksi unfollow massal dari sejumlah netizen.
- Sejumlah akun menuliskan ucapan perpisahan di kolom komentar Instagram Hotman.
- Aktivis media sosial John Sitorus menyoroti perubahan sikap Hotman dengan membandingkan pernyataannya sehari sebelumnya yang sempat mendukung langkah Presiden Prabowo dalam pengungkapan kasus korupsi.
Hotman menegaskan dirinya tidak menerima bayaran dalam menangani perkara tersebut.
- “Saya tidak butuh uang-uang lain, saya sudah kaya raya,” ujarnya.
- Hotman mengaku terdorong membela Febrie karena menilai proses hukum yang dijalani tidak sesuai prosedur KUHAP.
- Ia menyebut Febrie sebagai sosok kepercayaan Presiden Prabowo Subianto yang selama ini berperan besar dalam penegakan hukum dan pengembalian kerugian negara.
Sebelum resmi mendampingi Febrie, Hotman sempat memuji Presiden Prabowo atas ketegasan dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi Jampidsus. Namun kini, ia justru mempertanyakan langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menetapkan Febrie sebagai tersangka tanpa sepengetahuan Presiden.
Tim kuasa hukum memastikan akan menempuh jalur hukum, termasuk praperadilan, untuk membela Febrie. Hotman menilai penetapan tersangka dilakukan dengan mengabaikan prosedur pemanggilan saksi terlebih dahulu.
Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh yang disebut dekat dengan Presiden Prabowo.








