Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiRagam

Jawapos TV Resmi Tutup Siaran di Usia ke-19, Era Media Lokal Kian Tertekan

Views
×

Jawapos TV Resmi Tutup Siaran di Usia ke-19, Era Media Lokal Kian Tertekan

Sebarkan artikel ini
Jawa Pos

Koma.id | Surabaya – Dunia penyiaran Indonesia kembali kehilangan salah satu pemain lama. Jawapos TV resmi menghentikan siarannya pada 30 Mei 2026, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-19. Penutupan ini menambah daftar panjang televisi dan radio daerah yang berguguran di tengah gempuran transformasi digital.

Video yang beredar di media sosial, salah satunya dari akun Instagram @surabayaraya_info, memperlihatkan kondisi studio Jawapos TV yang lengang. Kamera, monitor, dan ruang kontrol tampak kosong tanpa aktivitas produksi. Tulisan “Rest in Power Jawapos TV 2007–2026” menjadi penanda berakhirnya perjalanan stasiun televisi yang dulu dikenal sebagai SBO TV.

Silakan gulirkan ke bawah

Jejak Perjalanan

Sebelumnya, Jawapos TV Bali sudah lebih dulu berhenti beroperasi pada 1 Mei 2026. Kini, pusatnya di Surabaya ikut mengibarkan bendera putih.

Fenomena ini dikaitkan dengan transformasi digital. Penonton beralih ke platform streaming, pengiklan pindah ke media digital, sementara biaya operasional televisi digital terus meningkat. Kondisi serupa juga menimpa radio. Data KPI mencatat sembilan radio grup Sonora berhenti beroperasi serentak per 31 Desember 2025, termasuk Sonora Bali dan TRL FM Bandung.

Meski televisi dan radio berguguran, koran Jawa Pos Group masih terbit. Namun, data oplah menunjukkan penurunan di sebagian besar Radar daerah. Hanya Radar Bali, Radar Kudus, dan Radar Surabaya yang mencatat kenaikan.

Fenomena ini menegaskan era disrupsi digital semakin menekan media konvensional. Televisi daerah tumbang, radio berguguran, oplah koran menyusut, sementara algoritma digital kian mendominasi distribusi konten dan iklan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.