Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaHaji

Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Mulai Bergerak Menuju Arafah

Views
×

Fase Puncak Haji Dimulai, Jemaah Mulai Bergerak Menuju Arafah

Sebarkan artikel ini
Jamaah Haji

Koma.id | Makkah – Gelombang pergerakan jemaah haji dari pemondokan di kota Makkah menuju Padang Arafah resmi dimulai hari ini, Senin (25/05). Sejak pagi hari waktu Arab Saudi (WAS), ribuan armada bus yang telah disiapkan oleh pihak Maktab dan Kementerian Haji mulai bergerak secara bertahap mengevakuasi jemaah menuju kawasan yang menjadi lokasi utama pelaksanaan puncak ibadah haji.

Pergerakan pada tanggal 8 Zulhijah 1447 H ini diatur dengan sistem zonasi dan jadwal yang ketat. Skema berkomunikasi sengaja diterapkan demi mengurai potensi kemacetan parah di jalur transportasi Makkah-Arafah, sekaligus mencegah terjadinya kemacetan jemaah di lobi-lobi hotel.

Silakan gulirkan ke bawah

Setibanya di Arafah, jemaah langsung diarahkan oleh petugas kloter dan maktab untuk memasuki tenda-tenda pelindung yang telah memuat berdasarkan nomor maktab masing-masing. Jemaah yang dijadwalkan akan bermalam ( mabit ) di Arafah guna mempersiapkan stamina menghadapi inti ibadah haji keesokan harinya.

Fase Krusial Puncak Ibadah Haji 1447 H / 2026 M

Martini Jamaah Haji Syaairullah

 

  • Hari Ini (Senin, 8 Zulhijah / 25 Mei): Pemberangkatan ke Arafah
    • Jemaah mulai bergerak secara bergelombang dari hotel di Makkah menuju Arafah.
    • Aktivitas: Memasuki tenda maktab, menata perlengkapan, dan bermalam ( mabit ) untuk mempersiapkan fisik menghadapi hari penentuan esok hari.
  • Besok (Selasa, 9 Zulhijah / 26 Mei): Puncak Wukuf di Arafah
    • Inti Haji : Prosesi wukuf dimulai setelah terlambatnya matahari (waktu Dzuhur) hingga terbenamnya matahari (waktu Maghrib). Jemaah mendengarkan khutbah wukuf, berzikir, dan bermunajat.
  • Besok Malam – Dini Hari (Malam 10 Zulhijah / 26-27 Mei): Bergeser ke Muzdalifah
    • Pasca-Maghrib, jamaah bergerak ke Muzdalifah untuk mabit (bermalam) dan mengambil batu kerikil.
    • Catatan: Jemaah lansia, risti (risiko tinggi), dan penyandang disabilitas akan menggunakan skema Murur (melintas di Muzdalifah di dalam bus tanpa turun, langsung menuju tenda di Mina).
  • Rabu, 10 Zulhijah / 27 Mei: Hari Raya Idul Adha & Jumrah Aqabah
    • Pagi hari, jemaah bertolak dari Muzdalifah menuju tenda mereka di Mina.
    • Jemaah melakukan Melontar Jumrah Aqabah (7 kerikil), dilanjutkan dengan bercukur ( Tahallul Awal ). Setelah ini, pakaian ihram sudah boleh dilepas dan diganti pakaian biasa.
  • Kamis – Sabtu, 11-13 Zulhijah / 28-30 Mei: Hari Tasyrik & Mabit di Mina
    • Jemaah tinggal di tenda Mina untuk mabit dan melakukan pelontaran tiga jumrah (Ula, Wustha, dan Aqabah) setiap harinya.
    • Pilihan Kepulangan dari Mina:
      • Nafar Awal (Keluar lebih cepat): Jemaah yang mengambil skema ini hanya tinggal 2 hari di Mina (hingga 12 Zulhijah/29 Mei). Mereka harus sudah meninggalkan Mina sebelum matahari terbenam pada hari tersebut untuk langsung menuju hotel di Makkah.
      • Nafar Tsani (Skema Sempurna): Jemaah tinggal penuh 3 hari di Mina (sampai 13 Zulhijah/30 Mei). Setelah melontar jumrah di hari terakhir ini, barulah mereka pindah kembali ke hotel di Makkah.
  • Fase Akhir (Di Makkah): Tawaf Ifadah & Sai
    • Setibanya di Makkah (baik setelah Nafar Awal maupun Nafar Tsani), jemaah menyelesaikan rukun haji yang tersisa di Masjidil Haram, yaitu Tawaf Ifadah dan Sai , yang diakhiri dengan Tahallul Tsani/Khani . Dengan ini, seluruh rangkaian ibadah haji telah selesai dengan sempurna.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.