Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Stok Beras Pecah Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

Views
×

Stok Beras Pecah Rekor 5 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah Indonesia

Sebarkan artikel ini
Andi Amran Sulaiman

Koma.id | Karawang – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, meninjau gudang Perum Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/04).

Dalam kunjungan tersebut, Amran memastikan ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini mencapai 5 juta ton, angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Silakan gulirkan ke bawah

“Stok beras seluruh Indonesia 5.000.198 ton. Ini pertama kali terjadi sepanjang sejarah. Ini sejarah baru bagi bangsa kita,” ujar Amran di hadapan jajaran Bulog dan pejabat daerah.

Amran disambut Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani. Ia menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras lintas sektor, mulai dari Bulog, TNI/Polri, hingga masyarakat.

“Kalau ada kritik konstruktif, itu baik untuk negara. Yang penting jangan fitnah,” katanya.

Di gudang JDP Karawang 1 Logistic Park, pemerintah menyewa fasilitas berkapasitas 102 ribu ton, dengan 80 ribu ton di antaranya sudah terisi.

“Mungkin dua minggu ke depan penuh lagi. Sekarang kita sudah sewa gudang seluruh Indonesia dua juta ton, dan hampir semuanya penuh,” jelas Amran.

Ia menambahkan, kapasitas gudang Bulog yang hanya sekitar tiga juta ton membuat pemerintah menambah sewa hingga satu juta ton lagi untuk mengantisipasi lonjakan stok. “Total nanti bisa enam juta ton,” ujarnya.

Selain cadangan di gudang, stok beras di sektor Horeca (hotel, restoran, dan katering) mencapai 12,5 juta ton, sementara standing crop atau padi yang masih di lahan diperkirakan 11 juta ton. “Total kalau tidak salah 28 juta ton, setara 11 bulan kebutuhan nasional,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, Amran optimistis Indonesia tidak perlu melakukan impor beras sepanjang tahun ini.

“Alhamdulillah kita tidak impor di 2025, Insyaallah 2026 juga tidak impor. Cadangan kita tertinggi sepanjang sejarah,” tegasnya.

Pemerintah menilai capaian ini sebagai tonggak penting dalam sejarah ketahanan pangan nasional. Selain memperkuat cadangan dalam negeri, Indonesia kini mulai berkontribusi terhadap stabilitas pangan global di tengah gejolak harga energi dan bahan baku dunia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.