Koma.id | Belawan – Sebuah kapal nelayan yang membawa 21 orang terbakar di perairan Belawan, Sumatera Utara. Peristiwa ini menewaskan tiga anak buah kapal (ABK) dan lima lainnya dilaporkan masih hilang. Selasa (07/04).
Kadispen Koarmada I Kolonel Laut Wahyu Kurniawan menjelaskan, insiden terjadi saat kapal sedang menangkap ikan. Seorang ABK bernama Aliman melihat kondisi mesin kapal memanas berlebihan. Belum sempat melapor ke nakhoda, mesin meledak disusul ledakan tabung gas elpiji 12 kg.
Pidato Prabowo Pancing Kemarahan Publik?
“Dalam hitungan detik, api membesar dan melahap sebagian kapal,” kata Wahyu.
Kebakaran membuat para ABK panik dan melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Sekitar 30 menit kemudian, kapal lain mendekat dan mengevakuasi korban. Sebanyak 13 ABK berhasil diselamatkan, dua di antaranya mengalami luka bakar ringan. Tiga ABK ditemukan meninggal dunia, masing-masing bernama Iyan, Jahar, dan Buitin.
Sementara itu, lima ABK masih hilang, yakni Aris (50), Roy (40), Lubis (50), Ambon (50), dan seorang korban yang belum teridentifikasi.
“Pencarian terhadap ABK yang hilang akan dilanjutkan besok bersama Basarnas Belawan,” ujar Wahyu.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan laut yang menimpa nelayan di perairan Belawan. TNI Angkatan Laut bersama Basarnas kini fokus melakukan pencarian korban hilang serta penyelidikan penyebab kebakaran.







