Koma.id– Koalisi Masyarakat Sipil melalui Imparsial mengutuk keras insiden kecelakaan yang melibatkan truk Tentara Nasional Indonesia di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Jumat (3/4/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pemotor wanita meninggal dunia di lokasi kejadian.
Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menilai insiden ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa, melainkan mencerminkan persoalan yang lebih luas dalam tubuh institusi militer. Ia menyebut kejadian ini menambah daftar panjang korban sipil akibat kelalaian maupun tindakan aparat di ruang publik.
“Maraknya kasus ini merupakan bentuk penyimpangan serius dari mandat TNI sebagai alat pertahanan negara yang tunduk pada prinsip negara hukum dan supremasi sipil,” katanya dikutip
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, peristiwa terjadi di Jalan Utan Jati, Kalideres, saat sepeda motor yang ditumpangi korban ditabrak oleh truk TNI yang tengah melintas. Korban diketahui bernama Kartini (39), yang saat kejadian mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 4833 BWM.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke RSUD Kalideres. Imparsial menegaskan aparat seharusnya menjadi pelindung masyarakat, bukan justru menimbulkan ancaman, serta mendesak adanya evaluasi dan penanganan serius terhadap insiden tersebut.







