Koma.id | Bekasi – Jumlah korban kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, kembali bertambah. Polisi mencatat total korban kini mencapai 18 orang.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan tambahan satu korban terdata setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
“Untuk korban sendiri yang didata di kita, yang kemarin ada 17 orang, ada penambahan satu lagi karena ada yang berobat di RSCM,” ujarnya, Jumat (03/04).
Korban terbaru mengalami luka bakar lebih dari 60 persen dan saat ini tengah mendapatkan penanganan intensif. Sebelumnya, sebagian korban dilaporkan mengalami luka bakar di atas 50 persen, dengan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, baik dari karyawan SPBE maupun masyarakat sekitar lokasi kejadian.
“Sudah dilakukan pemanggilan terhadap saksi-saksi, sementara dari para karyawan dan juga masyarakat sekitar,” jelas Kusumo.
Kebakaran di SPBE Cimuning terjadi pada Rabu (01/04) malam. Ledakan gas memicu api besar yang mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar serius. Hingga kini, penyidik Polri masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Polisi menyampaikan keprihatinan atas kondisi para korban dan menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus kebakaran SPBE yang menimbulkan puluhan korban luka ini.







