Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahKeamanan

Jalur Pantura Pasuruan Terendam Banjir, Lalin Lumpuh Malam Ini

Views
×

Jalur Pantura Pasuruan Terendam Banjir, Lalin Lumpuh Malam Ini

Sebarkan artikel ini
Macet Dan Banjir Di Pantura

Koma.id | Pasuruan – Banjir besar melanda sejumlah wilayah di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (25/03) dini hari. Genangan air merendam jalur utama Pantura hingga jalan poros, menyebabkan arus lalu lintas lumpuh dan ribuan warga terdampak.

Dilaporkan, jalur Pantura di Kecamatan Beji yang menghubungkan Gempol–Bangil tertutup air setinggi 50 hingga 100 sentimeter. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, memicu antrean panjang di tengah meningkatnya volume kendaraan pada H+3 Lebaran. Sejumlah pengendara motor bahkan terpaksa berhenti karena kendaraannya mogok setelah nekat menerobos banjir.

Silakan gulirkan ke bawah

Selain jalur Pantura Beji, banjir juga merendam Jalan Raya Cangkringmalang, jalur Pandaan–Malang di Sukorejo, serta jalan Pasuruan–Malang di depan Pasar Wonorejo. Di Kota Pasuruan, genangan air menutup Jalan Ir Juanda sehingga kendaraan dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan atau tol.

“Dialihkan sejak pukul 21.30 sampai saat ini masih ditutup,” kata Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim, Yulianto.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasuruan menyebut banjir dipicu hujan deras disertai angin kencang yang membuat sungai meluap dan beberapa tanggul jebol.

“Debit air meningkat drastis akibat hujan deras. Beberapa sungai tidak mampu menampung volume air sehingga meluap ke pemukiman warga,” ujar salah satu petugas BPBD.

Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan relawan mengevakuasi warga menggunakan perahu karet dan kendaraan operasional. Anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama dalam proses penyelamatan. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan besar, termasuk perabot rumah tangga, barang elektronik, dan kendaraan yang terendam.

Pemerintah Kabupaten dan Kota Pasuruan bersama instansi terkait terus melakukan penanganan darurat. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih tinggi.

“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi sungai dan wilayah terdampak. Semoga banjir segera surut dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” pungkas Kepala BPBD Pasuruan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.