Koma.id | Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan para siswa agar tidak menghabiskan libur Lebaran 2026 hanya dengan bermain gawai. Ia mendorong murid memperbanyak silaturahmi dan kegiatan bermanfaat selama masa libur bersama.
“Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Jangan menghabiskan waktu bermain gawai,” kata Mu’ti di Jakarta.
SETARA Ingatkan Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer dan Jangan Normalisasi Multifungsi TNI
Mu’ti juga meminta orang tua mengawasi durasi penggunaan gawai anak-anak. Menurutnya, screen time berlebihan tidak baik bagi kesehatan mata maupun mental.
“Jangan terlalu banyak terpapar oleh screen. Itu tidak sehat untuk mata dan pikiran,” ujarnya.
Selain silaturahmi, Mu’ti menilai kegiatan mudik dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa. Mudik, kata dia, bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga media internalisasi nilai dan budaya bangsa.
“Mudik bisa menjadi kesempatan anak-anak belajar relasi sosial, budaya, bahkan literasi,” jelasnya.
Mu’ti menambahkan, libur Lebaran juga bisa dimanfaatkan siswa untuk persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang dijadwalkan 6–16 April 2026. Namun ia menekankan agar siswa tetap santai dan tidak terlalu tegang.
“Yang penting siapkan mental, kemampuan akademik, dan tetap gembira,” katanya.
Dengan imbauan ini, Mendikdasmen berharap libur Lebaran tidak hanya diisi dengan aktivitas digital, melainkan menjadi momentum memperkuat silaturahmi, belajar nilai budaya, dan mempersiapkan diri menghadapi ujian dengan semangat positif.








