Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitikRagam

AHY Ingatkan 5 Ancaman Global, Harap Konflik Timur Tengah Tak Melebar

Views
×

AHY Ingatkan 5 Ancaman Global, Harap Konflik Timur Tengah Tak Melebar

Sebarkan artikel ini
Agus Harimurti Yudhoyono Ahy

Koma.id | Jakarta –  Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan dunia saat ini tidak hanya dibayangi persoalan geopolitik dan keamanan internasional. Dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu malam, AHY memetakan sedikitnya lima mega tren global yang wajib diwaspadai.

“Di luar persoalan geopolitik dan keamanan internasional, dunia juga menghadapi tantangan-tantangan global lainnya yang sama seriusnya, bahkan tidak bisa ditunda. Tantangan-tantangan itulah yang seharusnya menyatukan kita semua, bukan justru memecah belah,” kata AHY.

Silakan gulirkan ke bawah

Lima Ancaman Global

  1. Pemanasan global dan krisis iklim – AHY menekankan perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, melainkan realitas yang sudah dirasakan. Banjir, kekeringan, cuaca ekstrem, hingga fenomena siklon tropis menjadi bukti nyata.
  2. Pertumbuhan populasi dunia – Lonjakan populasi dengan sumber daya alam terbatas berpotensi memicu kompetisi sengit antarnegara, bahkan konflik bersenjata.
  3. Arus urbanisasi – Diprediksi 70% populasi dunia akan tinggal di perkotaan. AHY menyoroti pentingnya pembangunan inklusif agar tidak ada masyarakat yang termarjinalkan.
  4. Disrupsi teknologi – Perkembangan pesat artificial intelligence (AI) dan robotika disebut sebagai persimpangan jalan. AHY menegaskan Indonesia tidak boleh menjadi penonton, melainkan harus memanfaatkan teknologi sebagai pengungkit produktivitas dan penciptaan lapangan kerja.
  5. Kesenjangan sosial-ekonomi – AHY menyoroti widening gap yang semakin melebar. Pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas utama.

Dalam kesempatan yang sama, AHY juga menyinggung konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia berharap eskalasi tidak berkembang menjadi perang yang lebih besar.

“Kita semua tidak ingin Timur Tengah kemudian menjadi flashpoint yang bisa mengarah ke perang yang lebih dahsyat, apalagi menuju Perang Dunia Ketiga. Kita harus sekuat tenaga mencegah terjadinya itu,” tegasnya.

AHY menilai Ramadhan tahun ini datang dalam suasana dunia yang penuh ketidakpastian. “Ramadhan yang seharusnya menghadirkan ketenangan batin justru dibayangi rasa cemas dan duka mendalam,” ujarnya. Ia memastikan doa masyarakat Indonesia selalu tertuju kepada para korban konflik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.