Koma.id– PDIP tanggapi wacana koalisi permanen yang digaungkan sejumlah partai politik. Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa bagi PDIP koalisi permanen sejatinya adalah koalisi bersama rakyat.
Menurut Hasto, sistem politik pascareformasi menempatkan kekuasaan sebagai milik rakyat, sehingga PDIP berpegang pada prinsip kekuasaan dari, oleh, dan untuk rakyat. Meski demikian, ia mengakui dinamika politik nasional bersifat cair dan terbuka terhadap kerja sama antarpartai, serta menghormati langkah politik pihak lain tanpa mencampuri.
“Kalau bagi PDI Perjuangan, koalisi permanen itu dengan rakyat. Karena sistem politik kita pascajatuhnya Soeharto mengembalikan makna kekuasaan itu untuk rakyat, dari rakyat, dan oleh rakyat. Itu yang dipegang oleh PDI Perjuangan,” ujar Hasto
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji, menyatakan kesiapan partainya mendorong pembentukan koalisi permanen guna memperkuat dukungan terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Pasalnya , koalisi yang solid diperlukan untuk menjaga kesinambungan kebijakan pemerintah, termasuk saat menghadapi keputusan yang tidak populer.
Adapun usulan koalisi permanen tersebut merupakan hasil Rapimnas I Partai Golkar 2025 yang mendorong transformasi kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral menjadi koalisi permanen yang ideologis dan strategis, berbasis kesamaan platform serta agenda kebijakan, baik di parlemen maupun pemerintahan.







