Koma.id | Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui laman resmi komdigi.go.id menegaskan bahwa informasi mengenai perekrutan seorang perempuan berinisial Khairun Nisa sebagai pramugari Garuda Indonesia adalah hoaks. Foto yang beredar di media sosial disebut hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan tidak sesuai fakta.
Dalam klarifikasi tersebut, Komdigi menyatakan unggahan yang menampilkan sosok perempuan bersama pihak maskapai Garuda Indonesia merupakan konten manipulatif yang sengaja disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap konten serupa dan selalu melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi di media sosial. Senin (20/01).
Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel
Head of Corporate Communications Garuda Indonesia, Dicky Irchamsyah, telah menegasakan bahwa maskapai tidak pernah menerima calon pramugari berinisial KN sebagaimana disebut dalam unggahan viral.
Sekarang Pejabat Gemar Bohong, Prof Romli Sampai Singgung Lebih Baik Ustadz Jadi Presiden
“Informasi mengenai penerimaan Khairun Nisa sebagai pramugari Garuda Indonesia adalah tidak benar. Foto yang beredar merupakan hasil rekayasa AI,” ujarnya, Kamis (14/01).
sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya,” kata Dicky.
Hasil pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation menunjukkan foto yang beredar 99,9 persen merupakan hasil rekayasa teknologi AI. Temuan ini memperkuat klarifikasi Komdigi dan Garuda Indonesia bahwa kabar perekrutan tersebut tidak benar.
Dengan demikian, publik diharapkan lebih berhati-hati terhadap penyebaran hoaks yang memanfaatkan teknologi manipulatif, serta hanya merujuk pada kanal resmi untuk memperoleh informasi terkait rekrutmen maupun kebijakan perusahaan.








