Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasional

Reaksi Cak Imin Soal Kelakar Prabowo PKB Harus Terus Diawasi

Views
×

Reaksi Cak Imin Soal Kelakar Prabowo PKB Harus Terus Diawasi

Sebarkan artikel ini
Reaksi Cak Imin Soal Kelakar Prabowo PKB Harus Terus Diawasi
Prabowo-Cak Imin (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Koma.id Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali bahwa koalisi partai politik pendukung pemerintah dalam Kabinet Merah Putih tetap solid. Penegasan itu disampaikan dalam sesi pembuka retret kabinet di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Selasa siang (6/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyapa para ketua umum partai politik pendukung pemerintah. Ia sempat menyinggung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dipimpin Muhaimin Iskandar dengan nada bercanda.

Silakan gulirkan ke bawah

“Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus nih,” ujar Prabowo disambut tawa hadirin.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memastikan tidak ada maksud lain dari pernyataan Presiden Prabowo selain sekadar candaan.

“Ya bercanda, bercanda,” ujar Muhaimin selepas retret jilid.

Muhaimin juga membantah anggapan bahwa kelakar tersebut merupakan isyarat adanya kekhawatiran terhadap manuver politik PKB di kemudian hari.

“Nggak, nggak, nggak. Bercanda, begitu-begitu biasalah, sering begitu,” ujar Muhaimin sambil berjalan menuju kendaraannya.

Menurut Muhaimin, gurauan seperti itu kerap disampaikan dalam forum internal, termasuk kepada dirinya, terlepas dari kehadiran ketua umum partai politik lainnya.

Sebagaimana diketahui, dalam Pilpres 2024, Prabowo Subianto berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka berhadapan dengan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo–Mahfud MD. Pasangan Anies-Muhaimin kala itu diusung PKB, PKS, dan NasDem. Usai pilpres yang dimenangkan Prabowo-Gibran, ketiga partai tersebut menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo dan ikut bergabung dalam koalisi pemerintah.

PKB dan PKS memperoleh jatah kursi menteri di kabinet. Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, sementara Prof Yassierli dari usulan PKS menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.