Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Insiden MBG di Cilincing: Sopir Ditetapkan Sebagai Tersangka

Views
×

Insiden MBG di Cilincing: Sopir Ditetapkan Sebagai Tersangka

Sebarkan artikel ini
Insiden MBG di Cilincing: Sopir Ditetapkan Sebagai Tersangka
Insiden kecelakaan mobil MBG yang menabrak sejumlah guru dan siswa di SDN Kalibaru 01, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12). (Foto/Istimewa)

Koma.id Polres Metro Jakarta Utara menetapkan Adi Irawan, sopir mobil pengangkut program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai tersangka dalam insiden kecelakaan yang menabrak sejumlah guru dan siswa di SDN Kalibaru 01, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12) yang lalu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz membenarkan penetapan status tersangka tersebut. Ia mengatakan Adi Irawan langsung ditahan usai pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Silakan gulirkan ke bawah

“Yang bersangkutan telah kami tetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan,” kata Erick.

Dalam kasus ini, penyidik menjerat Adi Irawan dengan pasal kelalaian yang mengakibatkan korban mengalami luka berat, sesuai ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Polisi masih mendalami unsur kelalaian, termasuk kondisi pengemudi dan kelaikan kendaraan saat kejadian.

Insiden tersebut terjadi ketika mobil pengangkut MBG memasuki area sekolah dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang berada di halaman SDN Kalibaru 01. Sejumlah korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Pemerintah Evaluasi Program MBG

Terpisah, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan pemerintah memandang serius insiden yang menimbulkan korban luka di lingkungan sekolah.

“Pemerintah sangat prihatin dan menaruh perhatian serius terhadap kejadian ini. Penanganan korban harus dilakukan secara maksimal,” ujar Qodari.

Qodari memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola operasional program Makan Bergizi Gratis, khususnya pada aspek keselamatan distribusi.

Menurutnya, evaluasi diperlukan agar program strategis nasional tersebut tetap berjalan dengan baik tanpa mengorbankan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah.

“Kami akan melakukan evaluasi agar ke depan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG,” tegasnya.

Hingga kini, kepolisian masih melanjutkan penyidikan untuk melengkapi berkas perkara dan memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.