Koma.id– Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, menyampaikan penolakannya terhadap rencana pemerintah untuk melakukan redenominasi rupiah. Ia menilai kebijakan pemangkasan angka nol pada mata uang tidak memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional dan justru berpotensi menimbulkan kebingungan masyarakat.
Darmadi menyebut redenominasi sebagai “kebijakan kosmetik” yang hanya mengubah tampilan nominal tanpa menyentuh persoalan mendasar dalam ekonomi.
Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini belum stabil, sehingga kebijakan tersebut dinilai tidak tepat waktu dan tidak mendesak untuk diterapkan.
Ia menambahkan, redenominasi tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap daya saing industri maupun iklim investasi. Selain itu, kebijakan tersebut juga dinilai tidak berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.







