Koma.id– Polemik seputar keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali mencuat ke permukaan. Hal ini menyusul mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang, turut angkat bicara.
Saut menyatakan bahwa tidak ada lagi keraguan secara formil maupun materiil terkait dugaan ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, kasus tersebut sudah seharusnya dianggap tuntas karena bukti dan fakta yang ada telah menguatkan keabsahan ijazah tersebut.
Sementara itu, pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi mengaku mendapat ancaman setelah berupaya mencari salinan ijazah Jokowi melalui jalur resmi.
TNI Hormati Proses Hukum Dugaan Korupsi MBG
Ia mengungkapkan bahwa ancaman itu datang melalui pesan di media sosial setelah dirinya mengajukan permohonan dokumen ke beberapa lembaga, seperti KPU RI, KPUD DKI Jakarta, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).







