Koma.id– Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat sebanyak 1.084 anak menjadi korban baru dalam sepekan terakhir, periode 6–12 Oktober 2025. Dengan tambahan ini, total korban keracunan MBG sejak awal tahun telah mencapai 11.566 anak di berbagai daerah Indonesia.
Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menilai pemerintah telah mengabaikan keselamatan anak dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut, temuan ini diperoleh berdasarkan pemantauan langsung para relawan JPPI serta laporan dari masyarakat di berbagai wilayah.
Menurut JPPI, dua provinsi baru kini ikut terdampak kasus keracunan MBG, yakni Kalimantan Selatan (Kabupaten Banjar) dan Gorontalo (Kota Gorontalo), yang sebelumnya belum pernah dilaporkan mengalami kasus serupa. Temuan ini disebut sebagai sinyal penyebaran kasus yang semakin luas dan tidak terkendali.







