Koma.id– Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Dr. Edi Hasibuan, menyampaikan keyakinannya bahwa komite reformasi kepolisian bentukan Presiden Prabowo Subianto akan bekerja optimal dan menghasilkan capaian maksimal.
Edi menilai, kehadiran tim transformasi reformasi Polri yang dibentuk Kapolri akan menjadi penguat bagi komite reformasi kepolisian yang diprakarsai Presiden. Terlebih, tim tersebut diisi oleh para pakar dan praktisi kepolisian yang dianggap memahami persoalan internal Polri secara menyeluruh.
“Kami optimistis tugas tim reformasi kepolisian bentukan Presiden nanti bakal bertugas baik dan hasilnya bakal maksimal karena didukung para praktisi dan pakar kepolisian dari Polri,” kata Edi.
Menurut Ketua Program Studi Magister Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta itu, pembenahan institusi kepolisian tidak cukup hanya dengan melibatkan orang cerdas, melainkan juga memerlukan sosok yang memahami Polri secara utuh. Bila pemahaman hanya sebatas parsial, maka hasil reformasi tidak akan maksimal.
Edi, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI), menegaskan bahwa kinerja Polri akan meningkat apabila ditunjang dengan dukungan menyeluruh. Dukungan tersebut mencakup kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pengawasan, hingga kesejahteraan anggota kepolisian.
“Kami yakin Polri pasti bagus, jika semua terdukung dengan baik,” kata Edi Hasibuan. Sebaliknya, jika semua dukungan belum terdukung dengan baik, saya ragu kinerja Polri belum bisa maksimal,” pungkasnya.







