Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Deretan Kasus Oknum Prajurit TNI Nakal Sepanjang 2025

Views
×

Deretan Kasus Oknum Prajurit TNI Nakal Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Militer
Militer Indonesia (TNI).

Koma.id Sejumlah kasus yang melibatkan prajurit TNI sepanjang 2025 tengah menjadi sorotan publik. Dari dugaan penganiayaan, penyerangan markas polisi, hingga keterlibatan dalam kasus kriminal, sederet peristiwa itu menegaskan apakah juga penting dilakukan reformasi di tubuh TNI?

Silakan gulirkan ke bawah

Salah satu kasus paling mencolok terjadi pada 24 Februari 2025. Sebanyak 20 prajurit diduga menyerang Markas Polres Tarakan, Kalimantan Utara. Polisi Militer Subdenpom VI/Mulawarman langsung turun tangan melakukan pemeriksaan terkait tingkat pelanggaran setiap oknum prajurit nakal tersebut.

Tak lama berselang, publik juga digemparkan kasus kriminal besar yang menyeret tiga prajurit TNI AL dalam perkara pembunuhan bos rental mobil, Ilyas Abdurrahman, di Tol Tangerang-Merak. Dua prajurit divonis penjara seumur hidup, sementara satu lainnya dijatuhi hukuman empat tahun karena berperan sebagai penadah kendaraan curian.

Di Lampung, dua prajurit TNI AD ditetapkan sebagai tersangka usai diduga menembak tiga polisi di arena sabung ayam.

Kasus memilukan lainnya adalah kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo pada 6 Agustus 2025 di Nusa Tenggara Timur. Ia diduga menjadi korban penganiayaan senior dalam proses pembinaan satuan. Kabarnya, empat prajurit telah resmi ditetapkan sebagai tersangka, sementara 16 lainnya masih menjalani pemeriksaan intensif. Peristiwa ini memicu evaluasi besar-besaran terhadap pola pembinaan internal TNI.

TNI AL kembali diterpa isu serius dengan dugaan pembunuhan seorang jurnalis di Banjarbaru oleh oknum prajuritnya.

Belum reda, dua oknum anggota TNI Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) F terlibat dalam kasus penculikan yang berakhir pada kematian Kepala BRI Kantor Cabang Pembantu Cempaka Putih Raya Mohamad Ilham Pradipta (37).

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.