Koma.id– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melancarkan aksi kritik simbolik terhadap Presiden Prabowo Subianto melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam aksi bertajuk “Omon-Omon Presiden” yang digelar di Bundaran UGM, Yogyakarta, Rabu (24/9/2025), mahasiswa menuntun seekor sapi yang ditutup wajah menyerupai Presiden Prabowo. Sapi itu juga dikawal oleh seseorang yang mengenakan topeng Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.
Sementara itu, Peneliti CIE Muhammad Chaerul, menilai aksi satire BEM UGM tsb tidak tepat sasaran dan cenderung kontraproduktif terhadap substansi kebijakan publik. Menurutnya, program MBG justru dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, bukan sebaliknya.
Chaerul mengayakan alih-alih menyampaikan kritik dengan simbol-simbol yang berpotensi menyesatkan publik, mahasiswa seharusnya hadir memberikan masukan berbasis riset dan data ilmiah. Ia juga mengingatkan bahwa demokrasi memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk bersuara, namun etika penyampaian aspirasi tetap perlu dijaga agar pesan substantif tidak hilang di balik kontroversi.







