Koma.id | Jakarta – Di tengah hiruk-pikuk jemaah dari berbagai penjuru dunia, tak sedikit warga Indonesia yang merindukan ruang yang bisa mencerminkan jati diri mereka di Tanah Suci. Wacana Presiden Prabowo Subianto tentang pembentukan “Kampung Haji Indonesia” di Arab Saudi pun menjadi angin segar bagi banyak pihak, termasuk pelaku travel haji dan umrah seperti Deny Setiawan, pemilik Darussalam Sukses Mandiri.
“Kalau benar-benar terwujud, ini bukan hanya soal tempat tinggal atau komunitas. Ini soal eksistensi kita sebagai bangsa yang punya hubungan baik dan historis dengan Arab Saudi,” ujar Deny saat melepas jamaah umroh di Bandara Soeta, Tanggerang, sabtu (16/05).
Deny percaya, Kampung Haji Indonesia bukan hanya soal bangunan atau fasilitas, tapi tentang rasa memiliki dan pengakuan. Tentang bagaimana warga Indonesia bisa merasa dihormati, dilayani, dan diakui sebagai bagian penting dari ekosistem spiritual dan sosial di Tanah Suci.

“Bayangkan kalau ada satu kawasan yang benar-benar mencerminkan budaya kita, keramahan kita, dan juga disiplin kita sebagai tamu Allah. Itu akan jadi simbol kehormatan dan juga kebanggaan,” tambah Deny.
BACA JUGA : One Piece di Tengah Merah Putih, Deny Setiawan: Jangan Sampai Dibawa ke Tanah Suci
Deny juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar wacana ini tidak berhenti di tataran ide. Menurutnya, pelaku travel, komunitas diaspora, dan pemerintah bisa bergandengan tangan untuk mewujudkan Kampung Indonesia sebagai ruang yang inklusif, representatif, dan penuh makna.







